Tips Mengasuh Anak Usia Prasekolah untuk Membantu Perkembangannya

Tips Mengasuh Anak Usia Prasekolah untuk Membantu Perkembangannya

Anda bisa mendukung perkembangan anak melalui permainan yang menyenangkan.

Anak usia prasekolah merupakan anak-anak yang sudah memasuki usia 3 sampai 5 tahun. Pada tahapan ini, anak-anak mulai bisa menguasai keterampilan seperti menamai warna, menunjukkan kasih sayang, dan sebagainya. 

Saat anak sudah mulai tumbuh dalam fase usia prasekolah, dunia mereka akan mulai terbuka. Anak-anak juga mulai lebih mandiri dan mulai fokus pada orang dewasa dan anak-anak di luar lingkungan keluarga. Mereka juga akan lebih mengeksplorasi dan bertanya tentang hal-hal di sekitar mereka. Selain itu, interaksi yang terjadi antara anak-anak dan keluarga serta orang-orang di sekitar mereka akan membantu anak untuk membentuk kepribadian mereka dan cara berpikir. 

Selama tahapan ini, Anda bisa mulai memperkenalkan cara mengendarai sepeda roda tiga, melihat perbedaan antara anak perempuan dan anak laki-laki, membantu menggunakan pakaian, membuka pakaian sendiri, dan sebagainya. Anak-anak usia prasekolah biasanya juga mulai dimasukkan ke dalam taman kanak-kanak atau pendidikan anak usia dini (PAUD). 

Namun, ada kalanya anak-anak usia prasekolah mulai menunjukkan perbedaan kepribadian. Mungkin saat mereka ada di taman kanak-kanak, mereka mau membersihkan mainannya sendiri, memakai sepatunya, dan bisa ke toilet sendiri. Namun, saat di rumah mungkin mereka akan merengek kepada Anda untuk diambilkan sesuatu, memaksa Anda untuk membantunya di kamar mandi, atau menyuapinya saat makan.

Anda tentu akan kebingungan mengenai perilaku anak usia prasekolah seperti yang disebutkan di atas. Namun, hal ini bisa saja anak Anda sedang menguji batasnya dengan Anda, karena dia percaya Anda tetap menyayanginya apapun yang terjadi. Namun, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan di rumah sehingga pendidikan di sekolah dan di rumah bisa berjalan. 

Tips Mengasuh Anak Usia Prasekolah

1. Perkenalkan Kemandirian

Sementara anak usia 3 dan 4 tahun masih membutuhkan banyak bantuan dari orang tua, para ahli prasekolah setuju bahwa anak-anak sudah bisa melakukan lebih dari yang orang tua kira. Anda bisa mendorong kemandirian mereka dengan cara meningkatkan harapan Anda. Ajaklah anak untuk menggantung pakaian sendiri, mempersiapkan piring mereka, menyusun makanan mereka sendiri, menuangkan air sendiri dan sebagainya. Hal tersebut akan membantu mereka menyesuaikan diri, dan membuat pembelajaran yang diberikan oleh guru di taman kanak-kanak bisa tetap berjalan meski sudah pulang ke rumah.

Anda juga sebaiknya menahan diri untuk membantu pekerjaan anak yang bisa mereka lakukan sendiri, seperti berpakaian, duduk di kursi saat makan, dan sebagainya. Anda juga harus menghindari mengulangi apa yang sudah mereka lakukan. Jika anak Anda sedang merapikan tempat tidur, tahan keinginan Anda untuk merapikan selimutnya. Kecuali benar-benar diperlukan, jangan perbaiki apa yang anak Anda capai. Jika Anda melihat anak mencoba merakit mainan atau mengambil buku dari rak yang dapat dijangkau sendiri, berhentilah sejenak sebelum berlari untuk membantu mereka. 

Anda juga dapat melatih anak usia prasekolah melakukan tugas sederhana, seperti menyirami tanaman, mengosongkan pengering pakaian, atau menyiapkan makanan sendiri. Tujuannya adalah untuk membuat anak Anda merasa seperti anggota keluarga yang mampu diandalkan dan berkontribusi.

2. Mendorong Kerjasama

Anda bisa mendorong anak bisa bekerjasama dengan mengembangkan rutinitas yang konsisten. Hal ini karena anak prasekolah mulai belajar bekerja sama di taman kanak-kanak, sehingga mereka tahu apa yang diharapkan dari mereka. Anda bisa mencoba menentukan beberapa rutinitas yang harus dipatuhi di rumah, seperti berpakaian sebelum sarapan, cuci tangan setelah dari luar rumah, dan sebagainya.

Anda juga perlu memberi tahu anak jika akan terjadi penggantian kegiatan, karena hal ini sering dilakukan di sekolah. Jadi, anak-anak akan mengetahui kapan transisi kegiatan akan datang sehingga mereka punya waktu untuk menyelesaikan apapun yang mereka lakukan.

3. Mendisiplinkan Secara Efektif

Jika Anda memiliki anak usia prasekolah yang melakukan kesalahan seperti mencoret dinding, Anda bisa meminta bantuannya untuk membersihkannya. Jika dia merobohkan mainan menara blok temannya, mintalah anak Anda untuk membantu membangunnya kembali.

Leave a Reply