Pemerintah Kota Tegal Vaksinasi Covid-19 Di 3 Rumah Sakit Tegal

Pemerintah Kota Tegal Vaksinasi Covid-19 Di 3 Rumah Sakit Tegal

Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, Jawa Tengah menyiapkan 13 fasilitas pelayanan kesehatan untuk tempat vaksinasi Covid-19. Tahap awal, sebanyak 3.402 tenaga kesehatan (nakes) akan vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Sri Primawati Indraswari sebagaimana diberitakan gatra.com mengatakan, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit tegal yang sudah memenuhi persyaratan.

Menurut Prima, fasilitas pelayanan kesehatan tersebut terdiri dari delapan puskesmas, tiga rumah sakit yakni RSUD Kardinah, RS Mitra Keluarga, dan RS Harapan Anda, serta dua klinik. Seluruh fasilitas pelayanan kesehatan itu memiliki tempat khusus untuk menyimpan vaksin.

“Untuk penyimpanan kami punya gudang vaksin. Kemudian setiap fasilitas pelayanan kesehatan yang pelaksanan juga harus ada tempat penyimpanan vaksin. Jadi tidak semua fasitas pelayanan kesehatan bisa menjadi pelaksana, ada syaratnya,” jelasnya.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono sebelumnnya mengungkapkan, awal Januari, Pemerintah mulai mendistribusikan Vaksin Sinovac ke berbagai daerah. Termasuk Kota Tegal.

Diharapkan rumah sakit yang ada di Kota Tegal sudah siap semua. Saat ini, Pemerintah Kota Tegal akan memfokuskan pelayanan vaksin di RSUD Kardinah.

Karena RSUD Kardinah merupakan RSUD rujukan daerah disekitar Kota Tegal. “Adapun sasaran vaksinasi yakni para tenaga kesehatan (nakes) dan warga lansia,” kata Dedy.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr. Sri Prima Indraswari mengatakan jumlah total sasaran vaksin di Kota Tegal sebanyak 174.505 dan untuk tahap pertama sasaran tenaga kesehatan yang akan divaksin sebanyak 2.967. Pemberian Vaksin akan dilaksanakan di 13 fasilitas pelayanan Kesehatan di Kota Tegal yaitu Rumah sakit Tegal, seluruh puskesmas, klinik Asyifa dan Klinik Werkudoro Tegal. 

Dr. Prima menambahakan pemberian vaksin di bagi empat tahap, yang pertama vaksin diberikan untuk tenaga kesehatan dan 10 pejabat publik, tahap ke dua diberikan kepada pemberi pelayanan publik, tahap ke tiga kepada masyarakat atau kelompok rentan, dan tahap ke empat diberikan kepada masyarakat umum. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal saat ini mulai melakukan vaksinasi lansia dengan sistem door to door. Hal itu menjadi salah satu upaya mengejar target sasaran vaksinasi lansia yang baru mencapai 27,45%. Kepala Dinkes Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari mengatakan, vaksinasi lansia di Kota Tegal masih dikatagorikan rendah. Pasalnya, dari 18.592 sasaran, baru 5.103 orang atau 27,45% yang sudah divaksin. 

Menurutnya berdasarkan berita dari ayotegal.com, dengan adanya vaksinasi door to door itu sekaligus untuk mendekatkan akses layanan kepada masyarakat. “Ini nanti akan dilakukan oleh masing-masing puskesmas di wilayah Kota Tegal. Sehingga harapannya, vaksinasi lansia bisa terselesaikan,” tuturnya. 

Prima juga mengimbau, agar masyarakat Kota Tegal tidak mudah percaya dengan berita-berita salah tentang vaksinasi Covid-19, sehingga menimbulkan rasa takut. “Vaksinasi itu untuk menjaga imunitas tubuh. Dan salah satu prioritas vaksinasi adalah lansia. Karena memang angka kematian akibat Covid-19 kebanyakan usia 60 ke atas,” jelasnya. 

Sementara Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono sangat mendukung adanya vaksinasi dengan sistem door to door. Ia menilai, cara tersebut akan lebih memudahkan masyarakat. “Ya mudah-mudahan ini bisa mempercepat proses vaksinasi lansia di Kota Tegal. Yang terpenting nanti ada pengawasan rutin dari petugas, sehingga lansia yang sudah divaksin benar-benar sehat,” ucapnya.

Program vaksinasi tahap 2 untuk pekerja publik dan pekerja media dimulai pada Selasa, 9 Maret 2021di RS. Adella Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Selain bagi pekerja publik, vaksinasi tahap 2 juga meneruskan vaksinasi bagi masyarakat lanjut usia atau lansia, di atas usia 60 tahun. Sampai Mei 2021 menyasar lansia dan petugas layanan publik, sedangkan untuk tenaga kesehatan sudah terselesaikan.

Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat sebanyak 15.030 penduduk telah menerima suntikan vaksin Covid-19. “Dari target 101.680 jiwa baru tercapai 14,78 persen atau sekitar 15.030 jiwa yang telah divaksin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Sri Prima Indraswari saat ditemui di kantornya, Rabu (24/3/2021). Prima menyebut, 14,78 persen itu merupakan sasaran vaksinasi hingga tahap dua kepada tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia. “Untuk sasaran vaksin tenaga kesehatan mencapai 2.825. Kemudian petugas pelayan publik 83.088 dan lansia 18.592,” terangnya.

Pelaksanaan vaksin terus dikebut dan dilaksanakan diberbagai rumah sakit Tegal dan puskemas yang telah ditunjuk oleh pemkot Tegal. 

Leave a Reply