5 Penyakit Berbahaya yang Ditandai dengan Mata Sipit

5 Penyakit Berbahaya yang Ditandai dengan Mata Sipit

Ada banyak ciri fisik yang bisa digunakan untuk membedakan satu orang dengan orang lainnya, salah satunya adalahi mata sipit. Bentuk mata seperti ini biasanya banyak dimiliki oleh keturunan Asia. Namun siapa sangka, bentuk mata yang sipit ternyata juga bisa menjadi salah satu indikasi untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit dalam tubuh pemiliknya.

Selain karena faktor keturunan, mata yang sipit ternyata juga bisa menjadi indikasi untuk beberapa penyakit tertentu. Mau tahu penyakit apa saja yang menyebabkan mata menjadi sipit? Yuk, simak!

Mata sipit dapat menjadi tanda gangguan kesehatan tertentu, seperti Down Syndrome.

5 Penyakit yang Menyebabkan Mata Sipit

Ada beberapa jenis penyakit yang membuat bentuk mata penderitanya menjadi lebih sipit dari kondisi normal. Berikut ini beberapa kondisi medis atau penyakit yang dapat menyebabkan mata penderitanya menjadi sipit:

1. Down Syndrome

Down syndrome merupakan kelainan genetis yang membuat pertumbuhan penderitanya menjadi terlambat. Biasanya anak-anak yang menderita down  syndrome memiliki beberapa ciri fisik khusus seperti mulut kecil dengan lidah menonjol, kepala bagian belakang yang lebih datar dan juga bentuk mata lebih sipit. Tidak hanya itu biasanya ketika lahir, bayi down syndrome memiliki berat badan serta panjang yang kurang dari ukuran bayi normal. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya kelainan genetis pada kromosom 21.

2. Myasthenia Gravis

Myasthenia Gravis (MG) merupakan kondisi autoimun yang menyerang jaringan saraf dan otot. Kondisi ini menyebabkan otot rangka tidak bisa berfungsi dengan baik sehingga menimbulkan gangguan pada transmisi sinyal saraf terhadap serabut otot. Salah satu tanda dari kelainan ini adalah mata sipit akibat kelopak mata yang turun. Dalam kondisi ini biasanya penderita akan kesulitan saat mengangkat benda atau berjalan, sulit bicara, sulit menelan dan mengunyah, lebih mudah capek serta penglihatan menjadi ganda.

3. Mikroftalmia

Mikroftalmia merupakan gangguan perkembangan mata yang dialami sejak dalam kandungan atau masih menjadi janin. Penyakit ini membuat mata penderitanya memiliki ukuran lebih kecil dari biasanya. Tidak hanya itu, biasanya mata penderita penyakit mikroftalmia juga memiliki anatomi yang tidak normal. Kondisi ini bisa terjadi karena janin mengalami infeksi atau paparan zat berbahaya ketika berada dalam kandungan. 

4. Oftalmoplegia

Oftalmoplegia merupakan kondisi dimana otot mata mengalami kelumpuhan atau kelemahan fungsi. Penderita oftalmoplegia biasanya akan kesulitan untuk mengarahkan penglihatan atau menggerakkan kelopak mata sehingga membuat bentuk matanya menjadi sipit. Kondisi ini biasanya karena faktor genetik atau bisa juga karena penyebab lain seperti stroke, cedera kepala berat, mengidap tumor otak, migraine dan adanya infeksi mata.

5. Nanophthalmos

Satu lagi kondisi yang bisa menyebabkan mata menjadi sipit adalah penyakit Nanophthalmos. Penderita penyakit ini memiliki ukuran mata sangat kecil akibat adanya kelainan genetik langka. Kondisi Nanophthalmos biasanya tidak disertai dengan kelainan struktur seperti pada kondisi mikroftalmia.

Bentuk mata yang sipit tidak bisa menjadi patokan untuk ciri fisik orang Asia saja. Akan tetapi kondisi mata yang kecil seperti ini ternyata juga bisa menjadi indikasi penyebab dari beberapa kondisi medis atau penyakit. Jadi jika Anda bukan termasuk keturunan mata sipit, ada baiknya segera lakukan pemeriksaan ketika menemukan adanya lipatan epikantus pada kelopak mata, khususnya pada anak karena bisa jadi merupakan indikasi penyakit tertentu. Segera lakukan pemeriksaan sedini mungkin untuk mencegah dampak jangka panjang.

Leave a Reply